Rabu, 22 Maret 2017

Tinjauan Molekuler Herbal Imunomodulator (Zullies Ikawati)



Zullies Ikawati

            Tinjauan molekuler herbal imunomodulator

Topik yang diminta oleh panitia kepadaku adalah “Tinjauan molekuler herbal imunomodulator”. Suer,.. itu topik yang ngga ringan. Setidaknya ada tiga “kata kunci” yang harus dipahami lebih dulu… Yang pertama, imunomodulator. Berbicara tentang imunomodulator tentu harus memahami dulu tentang sistem imun. Dan sistem imun adalah sistem paling kompleks dalam tubuh kita karena melibatkan berbagai sel-sel inflamatori dan puluhan protein mediator, seperti sitokin, limfokin, dll.  Yang kedua, obat herbal. Ini adalah sebuah tantangan tersendiri karena sediaan herbal berisi berbagai senyawa yang masing-masing juga memiliki aksi sendiri. Dan bicara tentang penelitian herbal di Indonesia, aku melihat satu tingkat penelitian yang sifatnya “nanggung” dan masih superfisial sekali. Yang sampai ke penelitian uji klinik hingga dipercaya penggunaannya oleh klinisi masih sangat sedikit, sementara di sisi lain yang advanced sampai ke tingkat molekuler juga sangat terbatas. Yang ada adalah kajian diversifikasi efek sediaan herbal yang baru dalam tataran preklinik, atau bahkan in vitro. Akhirnya yang muncul adalah suatu informasi bahwa satu macam sediaan herbal memiliki efek A, B,C,D, sampai Z.  Dan ketika kita kejar sampai klinis ternyata tidak terbukti, sementara dikejar ke aras molekuler juga tidak bisa. Namun demikian ini adalah tantangan kita bersama. Kata kunci ketiga adalah kajian molekuler. Ini juga bukan kajian yang simple karena melibatkan aneka molekul sebagai second messenger, melalui berbagai transduksi signal, sampai dicapainya suatu efek seluler.
Namun demikian aku berusaha untuk memaparkan sebisaku, dan memberikan contoh beberapa herbal beserta mekanisme molekulernya sebagai imunomodulator. Istilah imunomodulator sendiri merujuk pada suatu agen yang dapat mengembalikan dan memperbaiki sistem imun yang fungsinya terganggu, atau menekan yang fungsinya berlebihan. Pada kondisi di mana sistem imun hiperreaktif, baik terhadap paparan dari luar maupun dari dalam tubuh, maka diperlukan suatu imunosupresan. Sebaliknya, jika sistem imun terlalu lemah dan kurang reaktif sehingga tidak mampu melawan patogen yang masuk, maka diperlukan suatu imunostimulan. Telah banyak obat-obat sintetik yang bekerja sebagai imunomodulator, baik sebagai imunostimulan maupun imunosupresan. Herbal dapat pula menjadi sumber senyawa imunomodulator. Sebagian telah digunakan secara empirik oleh masyarakat dan dipercaya sebagai penguat daya tahan tubuh. Beberapa diantaranya adalah Curcuma sp, Rhododendrum spiciferum, Caesalpinia sp, Panax ginseng, Echinacea purpurea, Calendula officinalis, dll.
Hingga saat ini, tinjauan terhadap mekanisme aksi herbal sampai dengan tingkat molekuler masih sangat terbatas. Hal ini dipersulit dengan banyaknya komponen fitokimia dalam suatu sediaan herbal. Efek seluler suatu sediaan obat herbal umumnya merupakan efek beberapa senyawa secara simultanpada berbagai target, yang saling komplementer. Padahal, mekanisme molekuler hanya menggambarkan interaksi satu senyawa aktif dengan satu molekul target. Mekanisme molekuler bisa menjelaskan aktivitas farmakologi tertentu suatu obat herbal dengan asumsi bahwa hanya ada satu senyawa yang beraksi, dan senyawa lain tidak berinteraksi. Namun karena faktanya sediaan herbal itu multikomponen, maka mekanisme molekuler satu komponen obat herbal pada satu target molekuler tidak selalu menggambarkan overall effect suatu obat herbal pada sistem biologis.
Dalam mengkaji mekanisme molekuler suatu imunodilator dari herbal, kesulitan lebih banyak dijumpai karena signaling pada sistem imun sangat kompleks dan saling kait mengait. Target molekuler yang telah banyak dipelajari adalah NFkB, suatu regulator transkripsi gen, yang berperan penting dalam regulasi ekspresi gen pro-inflammatory pada berbagai sel. NF-κB teraktivasi tinggi di tempat inflamasi pada berbagai penyakit imunitas dan menginduksi transkripsi berbagai molekul pro-inflamatory seperti sitokin, chemokin, molekul adhesi, oksida nitrat, matriks metaloproteinase, dll. Dalam paparan ini hanya akan dibahas dua macam herbal imunomodulator yang telah banyak diteliti, yaitu Curcuma sp mewakili golongan imunosupresan, dan Echinacea sp mewakili golongan imunostimulan.
https://zulliesikawati.files.wordpress.com/2013/10/curcumin-nfkb.jpg
Curcumin sebagai inhibitor jalur signaling NFKB
Curcumin sebagai senyawa aktif dari Curcuma sp telah banyak dilaporkan memiliki aktvitas antiinflamasi, anti alergi, antioksidan, antikanker, dll. Curcumin menjalankan aksinya melalui beberapa mekanisme molekuler, salah satunya dalam menghambat aktivitas NFkB, dengan cara memblok signal yang mengaktifkan IkB kinase (IKK), yang pada gilirannya akan menghambat sintesis berbagai mediator inflamasi.  Selain itu, penelitian lain melaporkan bahwa curcumin juga bekerja menghambat aktivasi limfosit T dengan cara memblok mobilisasi Ca dan menghambat aktivasi NFAT (nuclear factor of activated T cells). Aksi-aksi ini memperantarai aktivitas curcumin sebagai imunosupresan.Sebaliknya, Echinacea sudah banyak dilaporkan memiliki efek imunostimulan dan digunakan secara empirik oleh masyarakat, terutama di Amerika sebagai tempat asalnya. Di tingkat seluler, Echinacea beraksi mengaktifkan proses fagositosis oleh makrofag, memobilisasi leukosit, dan meningkatkan produksi beberapa sitokin, seperti IL-1, IL-6, IL-10, dan TNF-alpha, serta memicu proliferasi limfosit. Echinacea mengandung banyak komponen fitokimia, namun yang dilaporkan memiliki efek imunostimulan adalah senyawa alkylamide, karena itu untuk standarisasi Echinacea disarankan menggunakan senyawa alkylamide-nya. Di tingkat molekuler, Gertsch et al (2004) melaporkan untuk pertamakalinya bahwa senyawa alkilamide dari Echinacea dapat memodulasi ekspresi gen TNF-alpha melalui aktivasi reseptor cannabinoid CB2 dan beberapa transduksi signal lainnya.
Demikian paparan singkatku dalam seminar ini mengenai tinjauan molekuler obat herbal yang digunakan sebagai  imunomodulator. Masih banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk mengungkap berbagai mekanisme molekuler obat herbal, namun demikian tetap tidak boleh dilupakan untuk menguji overall effect-nya dengan uji klinik pada manusia jika memang ingin dikembangkan menjadi herbal unggulan yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan.

Senin, 20 Februari 2017

MODUL 1 Spirulina

[8/2 01.17] ratna0527: Salam,
Hari ini kita akan ikuti Kuliah modul 1 oleh Direktur PT Neoalgae Makmur Indonesia sekaligus Penemu Spirulina Organik Air Tawar Tropis. Beliau akan menyampaikan success story  penemuan spirulina air tawar dan budidaya nya yang menggunakan teknologi organik. Beliau juga akan menyampaikan sertifkat apa saja yg sudah diraihnya
[8/2 01.17] ratna0527: Assalamualaikum wr wb
[8/2 01.17] ratna0527: Selamat pagi, bapak/ibu.
[8/2 01.17] ratna0527: Sebelumnya saya akan flashback, apa itu spirulina.
Spirulina adalah mikroalga, bersel satu, berkembangbiak dengan cara membelah diri, habitat air, berfotosintesis, berukuran 30 sampai 50 mikron, sel nya berbentuk seperti kumparan spiral.
Spirulina dijadikan superfood, dan d gunakan oleh militer2 amerika dan eropa, sebagai asupan gizi di medan perang.
Spirulina juga digunakan oleh perusahan nutrisi amerika dan eropa sebagai food additive, untuk mendongkrak nilai gizi dalam suatu makanan.
Spirulina juga d akui oleh badan dunia antaralain:
Konferensi Pangan PBB : “Spirulina adalah makanan paling ideal untuk manusia”. Food and Agricultural Organization (FAO) : “Spirulina adalah makanan terbaik untuk hari esok”.
Food & Drug Administration (FDA) USA : “Spirulina produk makanan sehat bebas efek samping”.
International Food Exposition (IFE) Germany: “Spirulina makanan sehat alami terbaik”.
World Health Organization (WHO) : “Spirulina sebagai produk sehat abad-21″.
Office of the National Research Commission (USA) : “Spirulina adalah produk alami dengan tingkat kemurnian tinnggi, tidak ada efek samping walaupun dikonsumsi terus menerus, tidak mempunyai efek toksisitas kalau dikonsumsi berlebihan (overdosis)dan mampu meningkatkan kesehatan, kebugaran dan ketahanan tubuh (imunitas)”.
[8/2 01.17] ratna0527: Sebelumnya terima kasih atas waktu yang sudah d berikan DR kintoko, untuk sedikit bisa berbagi informasi terkait penemuan kami, yaitu Neoalgae Spirulina
[8/2 01.18] ratna0527: Komponen sel spirulina tersebut terdiri dari protein (asam amino) sebesar 62%.
[8/2 01.22] ratna0527: Mikroalga sendiri adalah rantai makanan pertama. Dalam sistem kehidupan di laut atau di air.
[8/2 01.22] ratna0527: Dikarenakan berkembangbiaknya membelah diri, maka untuk membudidayakan spriulina hanya 4 hari. Jadi setiap 4 hari sudah bisa panen.
[8/2 01.38] ratna0527: Foto diatas adalah salah satu plan produksi spirulina, yang kami miliki. PT Neoalgae Indonesia Makmur
[8/2 01.38] ratna0527: Tetapi ironisnya bapak/ibu. Negara yang kaya akan sumber matahari, kaya akan lahan. Hanya bisa menjadi penonton industri mikroalgae ini. Sungguh sangat disayangkan!
Bapak ibu harus tau,
1. Spirulina yang ada di Indonesia adalah hasil dari Impor
2. Produsen Spirulina saat ini masih dikuasi negara-negara maju yang notabene adalah negara subtropis
3. Permintaan akan sumber nutrisi praktis bebas bahan kimia yang terus meningkat
Kenapa saya bersemangat, karena sebenarnya.
Indonesia layak menjadi pioner produsen mikroalga di dunia!
Karena:
1. Memiliki Lux cahaya matahari yang cukup
2. Memiliki suhu udara yang sangat cocok untuk perkembangan mikroalga
3. Masih memiliki lahan nonproduktif yang belum termanfaatkan
4. Dan Neoalgae Memiliki teknologi paten dalam optimalisasi produksi mikroalga
[8/2 01.38] ratna0527: Saya mulai penelitian spirulina ini, sejak menjadi mahasiswa teknik kimia di Universitas Diponegoro, semarang. Tahun 2008.
[8/2 01.38] ratna0527: Saya mulai penelitian spirulina ini, sejak menjadi mahasiswa teknik kimia di Universitas Diponegoro, semarang. Tahun 2008.
[8/2 01.38] ratna0527: Dan perusahaan belanda, Marris Suistainable
[8/2 01.38] ratna0527: Mendapat bantuan dari pemerintah, melalu dosen kami, DR hadiyanto.
Waktu itu kami bekerjasama dengan WAGENINGEN UNIVERSITY belanda.
[8/2 01.38] ratna0527: Tetapi waktu itu, penelitiannya. Mikroalga d jadikan pengolahan limbah kelapa sawit, untuk menurunkan kandungan logam berat dan COD, BOD
[8/2 01.38] ratna0527: Dibiayai oleh PTPN
[8/2 01.38] ratna0527: Tahun. 2012. Penelitian berhasil, menentukan titik optimalisasi pertumbuhan mikroalga
[8/2 01.38] ratna0527: Berikut adalah fase pertumbuhan mikroalga. Alhamdulilaah, kita bisa menentukan kapan waktunya untuk d panen, kapan waktunya untuk d berikan nutrisi, dan kapan waktunya untuk di regenerasi
[8/2 01.38] ratna0527: Karena telat sedikit waktu pemanenan. Maka mkroalga akan memasuki fase stasioner, artinya mikroalga sudah tidak bisa membelah diri lagi. Dan akhirnya mati
[8/2 01.38] ratna0527: Dari hasil penelitian tersebut. Kami mencoba untuk menerapkannya dengan medium standar food
[8/2 01.38] ratna0527: Singkat cerita alhamdulilah, tahun 2012 akhir. Berhasil. Kita berhasil mengkondisikan spirulina air payau. Menjadi air tawar, dengan sistem aklimatisasi.
[8/2 01.41] ratna0527: Kebanyakan spirulina yang beredar di Indonesia berasal dari china, india. Semuanya adalah air payau. Padahal banyak kelemahan di air payau.
1. Mengandung logam berat (terutama arsenik) yang tinggi
2. Akan menimbulkan alergi. (Seperti seafood)
3. Berbau sangat amis
4. Kandungan Natrium yang sangat tinggi (dari NaCl/garam) sehingga tidak baik klo dikonsumsi dalam jangka panjang
[8/2 01.41] ratna0527: Saya mulai membudidayakan spirulina ini, disamping rumah saya, seluas 200 meter persegi, sebagai bahan penelitian berdasarkan kondisi real dilapangan . Karena selama ini kan hanya d laboratorium.
[8/2 01.41] ratna0527: Dari kegiatan saya tersebut ternyata menjadi buah bibir masyarakat. Dan akhirnya sampai k dirut BUMN hijau lestari (anak perusahaan perhutani). Pak ali rahman. Kemudian pak ali rahman menyampaikan berita tersebut ke Pak Dahlan iskan, selaku menteri BUMN.
[8/2 01.41] ratna0527: Dan tidak d sangka, Alhamdulilaah pak dahlan iskan tertarik dan ingin mengunjungi miniplan pengembangan spirulina saya di sukoharjo
[8/2 01.41] ratna0527: Kunjungan tersebut d abadikan pak dahlan iskan d manufacturing hope jawapos
[8/2 01.44] ratna0527: Jadi kita d support dari segi modal, ijin, dan pengembangan penelitian
[8/2 01.44] ratna0527: Singkat cerita. Dengan pak dahlan iskan ini, kita dkenalkan investor dan pejabat BPPT dan BPOM
[8/2 01.44] ratna0527: Disisi lain alhamdulilaah Neoalgae ini juga mendapat penghargaan dari wismilak. Sebesar 500 juta, d acara diplomat success challenge. Yang disiarkan metrotv setiap malam minggu. Selama 1 bulan.
[8/2 01.44] ratna0527: Alhamdulilaah. Dari 200 meter persegi, kita bisa mengembangkan sampai lahan 1 hektare. Dalam waktu 2 tahun.
[8/2 01.44] ratna0527: Dan membentuk perusahaan. PT Neoalgae Indonesia Makmur
[8/2 01.44] ratna0527: Ahamdulilaah di tahun 2015, mendapat penghargaan dari gubernur jawa tengah. Bapak Ganjar Pranowo. Sebagai perusahaan paling kreatif dan inovatif di jawa tengah
[8/2 01.44] ratna0527: Dengan legalitas perusahaan, dan Paten produksi
[8/2 01.44] ratna0527: Sekarang kita sudah pnya bibit /strain spirulina sendiri, yang kita namakan Neo-01. Strain tersebut berspesies spirulina platensis, tapi yang mampu beradaptasi d air tawar
[8/2 01.44] ratna0527: Selain itu dari pengalaman di PTPN dan wageneingen university, alhamdulilah kita bisa menemukan pupuk untuk perkembangan spirulina, yang bisa didapatkan d indonesia. Sehingga tidak perlu impor lagi. Ketika masih  dilaboratoriun 2009, bahan2 pupuknya harus impor. Alhamdulilah sekrang, kita sudah bisa berdikari
[8/2 01.44] ratna0527: Pupuk sendiri, bibit sendiri, sdm sendiri. Benar2 100%. Karya Anak Bangsa.
[8/2 01.44] ratna0527: Dari, oleh dan untuk Bangsa Indonesia
[8/2 01.44] ratna0527: Semangat itu yang slalu kita junjung. Idealisme sangat penting
[8/2 01.44] ratna0527: Jadi spirulina yang kami kembangkan bebas pestisida, bebas bakteri berbahaya, bebas alergi, murni.
[8/2 01.44] ratna0527: Proses produksi yang kami kembangkan, juga sudah mendapat sertifikat Halal dari majelis ulama indonesia
[8/2 01.44] ratna0527: Mendapat nilai A, dari majelis ulama indonesia
[8/2 01.44] ratna0527: Jadi halalan thoyiban
[8/2 01.44] ratna0527: Itu sangat penting. Sebagai sistem kemanan pangan bagi kita yang muslim. Hampir semua spirulina yang dari impor, kecuali dari malaysia. Tidak bisa membuktikan kehalalannya.
[8/2 01.44] ratna0527: Karena sbenarnya mikroalga ini juga bisa d kembangakan dengan kotoran atau limbah
[8/2 01.44] ratna0527: Sehingga menekan biaya produksi. Itulah yang dilakukan produsen dari china
[8/2 01.44] ratna0527: Sehingga produk spirulina dari china dan india, tidak bisa mendapat logo halal di indonesia maupun logo halal internasional
[8/2 01.44] ratna0527: Selain itu, Kita punya kelebihan yang luar biasa bapak ibu, kita adalah negara tropis. Negara yang dikarunia Allah. Sinar Matahari setiap Hari sepanjang tahuun. Entah itu musim penghujan atau kemarau. Lux cahaya matahari dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore, rata2 d atas 6000 lux
[8/2 01.44] ratna0527: Itu yang menyebabkan mikroalga bisa sangat tumbuh subur di Indonesia ini. Saya sangat optimis, mikroalga ini salah satunya spirulina. Akan menjadi salah satu komoditas ekspor andalah indonesia
[8/2 01.44] ratna0527: Musuh kita yang sama2 negara tropis. Adalah brazil. Insyaallah Indonesia bisa lebih unggul, d lihat dari unsur hara dan sdm kita yang pintar2
[8/2 01.44] ratna0527: Oiya alhamdulilaah, selain itu, dalam pengembangannya neoalgae ini d support oleh BPPT, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. PT Neoalgae Indonesia Makmur menjadi salah satu perusahan start up, berbasis bioteknologi. Yang langsung d bina oleh Balai Inkubator teknologi BPPT setiap tahunnya
[8/2 01.44] ratna0527: Dan tahun kemarin kita mendapat penghargaan dari BPPT
[8/2 01.44] ratna0527: Dan melalui BPPT ini, PT Neoalgae Indonesia Makmur, berhasil mendapat sertifikasi Internasional. ISO 22000; food safety management
[8/2 01.44] ratna0527: Sehingga neoalgae, bisa GO Internasional
[8/2 01.44] ratna0527: Neoalgae merupakan satu2nya, perusahaan produksi mikroalga di Indonesia, yang resmi diakui oleh kementrian perdagangan& perindutrian dan kementrian kelautan dan perikanan.
[8/2 01.44] ratna0527: Sekarang ini kami dan KKP (kementrian kelautan dan perikanan). Sedang membahas dan merumuskan. Standar SNI spirulina
[8/2 01.44] ratna0527: Karena di Indonesia Spirulina belum ada SNI nyaa
[8/2 01.44] ratna0527: Karena kami yang pertama, maka kami ikut merumuskan SNI spirulina, yang nntinya akan d gunakan acuan pemerintah untuk standar impor.
[8/2 01.44] ratna0527: Alhamdulilaah, dengan brand spirulina tropis air tawar. ternyata produk spirulina PT Neoalgae ini diminati oleh perusahan2 makanan di jerman, perancis korea selatan, jepang.
[8/2 01.44] ratna0527: Jadi perusahaan bisa tumbuh, karena cash flow lancar.
[8/2 01.44] ratna0527: Selain kita ekspor, kita ingin mengenalkan produk kebanggaan ini,  di Indonesia, d kandang sendiri. Kami membuat brand "neoalgae". Brand yang sama dengan nama perusahaan kita. PT Neoalgae Indonesia Makmur
[8/2 01.49] ratna0527: Jadi produk inilah yang menjadi salah satu simbol kebanggaan kita bersama, untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa Indonesia itu bisa. Indonesia akan jadi negara superpower. Indonesia punya semua potensinya. InsyaAllah
[8/2 01.52] ratna0527: Insyaallah yang saya sampaikan ini menjadi manfaat, kebarokahan, bagi kita semua. Dan menjadi sedikit inspirasi bagi kita untuk terus berkarya.
Mohon maaf jika ada kata2 saya yang tidak berkenan.
Semua dari Allah, semoga Allah selalu memberikan kelancaran, kebarokahan, kesehatan dan rejeki yang melimpah bagi kita semua. Sukses dunia dan sukses akhirat.  Aaamiin aamiin aamiin
[8/2 01.52] ratna0527: Harus ada Laboratorium pak. Yang mengkontrol tumbuh kembang mikroalgae. Sehingga produksi bisa stabil.
[8/2 01.52] ratna0527: Budidaya harus skala masal. Klo hanya kecil, cost produksinya bisa mencapai 3-4 jt per kg. Ada minimal produksinya yaitu dengan laham 5000 meter persegi
[8/2 01.52] ratna0527: Tawangsari, hanya tempat basecampe temen2 produksi. Kantor pusatnya d gresik
[8/2 01.55] ratna0527: Khusus untuk anemia, spirulina akan memberikan efek meningkatkan Hb jika dikombinasi dgn vitamin B12.

NEOALGAE SPIRULINA

MANFAAT SPIRULINA

Spirulina adalah ganggang hijau biru sumber nutrisi yang kaya akan asam amino
esensial, vitamin, mineral, dan karotenoid.
Ganggang hijau sudah lama dipakai untuk meningkatkan daya tahan dan kebugaran tubuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan juga digunakan
sebagai makanan para astronot yang menempuh perjalanan angkasa luar. Khasiat tanaman spirulina juga sangat banyak.
Tumbuhan spirulina adalah ganggang renik (mikroalga) berwarna hijau kebiruan yang hidupnya tersebar luas dalam semua ekosistem, mencakup
ekosistem daratan dan ekosistem perairan yang baik itu air tawar, air payau, maupun air laut.
Spirulina mulai tumbuh di danau-danau alami dengan keasaman air alkalis (pH 8,5-11) sehingga bisa tumbuh monokultur (murni)
seperti di danau Chad, Lembah Rift, Texcoco, Togo, Ethiophia, Kenya, dan Peru. Di Indonesia mikroalga ini tumbuh endemik di Situ Ciburuji, Padalarang
dan Ranu Kelaka, dan juga bisa diternakkan atau dibudidayakan. Spirulina dapat tumbuh subur pada kisaran suhu 18-40 derajat celcius dengan intesitas cahaya rendah sampai tinggi (500-350.000 lux).
Dalam dunia tumbuhan, tumbuhan spirulina dikelompokkan ke dalam Thallophyta yaitu tumbuhan yang tidak memiliki akar, batang dan daun sejati.
Di kelompok Thallophyta, spirulina masuk dalam dunia alga dengan khas Chrysophyceae atau Cyanoacterium karena tidak memiliki inti sel (akaryota). Bakal inti sel spirulina tersusun atas partikel-partikel
khromatin.
Spirulina terbuat dari jenis ganggang hijau biru ( Arthospira) yang sejak puluhan tahun ini dijadikan makanan kesehatan melalui penelitian yang
dilakukan para ahli di seluruh dunia.
Spirulina memiliki zat warna Cyanophysin sehingga dikenal juga dengan nama Cyanobakterium. Kelompok Cyanophyceae dicirikan oleh adanya zat warna hijau
kebiruan (Cyanophisin) , tidak memiliki flagella dan bergerak dengan meluncur.
Warna hijau yang terdapat pada tumbuhan ini menunjukkan kadar kandungan
klorofil yang berfungsi sebagai pencuci toksid (racun) dalam badan. Warna biru menunjukkan adanya Fe yang dibutuhkan untuk pembentukan darah.
Salah satu alternative bahan pangan alami yang bisa memenuhi asupan nutrisi untuk tubuh kita adalah spirulina sebab kandungan nutrisi yang dimilikinya sangat lengkap dan sangat kaya. Sebagai contoh, kalsium pada spirulina 3 kali lebih tinggi dibanding susu hewani, zat besi 3 kali lebih besar dibanding bayam. Dan di samping itu Spirulina mengandung hanya 5% lemak berbeda dengan kebanyakan sumber protein dan juga rendah kalori. Dalam 10
gr Spirulina hanya mengandung 36 kalori dan hampir tidak ada kolesterol, sementara sumber protein yang lain mengandung lemak, kalori, dan kolesterol
yang tinggi.
*# Kandungan Bahan Aktif dan Kegunaan Spirulina*
1) â - Karoten
Jika kita bicara tentang â - karoten berarti kita membicarakan tentang
carrot atau wortel (lobak merah), dimana Spirulina mengandung 10 kali lipat â-karoten melebihi wortel. Dalam 100 gm Spirulina terdapat 23000 IU sedangkan keperluan tubuh terhadap vitamin A (â - karoten) dalam satu hari hanya sekitar 5000 IU saja.
Vitamin A yang tinggi jika diambil berlebihan akan menjadi toksid. Hal ini berbeda dengan â - karoten yang terdapat
dalam Spirulina. Ia lebih aman sebab tubuh manusia akan
menukarkan â - karoten menjadi vitamin A hanya apabila
diperlukan saja.
â - karoten diperlukan untuk penglihatan dan mempunyai kesan terapeutik termasuk mengurangkan kolesterol, resiko
kanker paru-paru, tekak, perut, usus, payudara, dan servik.
2) ZAT BESI
Zat besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan sistem immune. Dewasa ini kandungan zat besi dalam
tubuh manusia semakin berkurang terutama pada wanita,
anak-anak dan orang tua. Kekurangan zat besi akan menyebabkan timbulnya penyakit anemia (kekurangan darah).
Seorang perempuan yang mengkonsumsi kalsium secara
berlebihan yang dibeli dari apotik atau toko-toko obat yang tersebar di masyarakat akan menyebabkan kekurangan penyerapan zat besi.
Spirulina mengandung zat besi yang tinggi. Zat besi Spirulina mudah diserap oleh tubuh manusia karena pigmen birunya yang dikenal sebagai phycocyanin . Zat besi Spirulina
dua kali lipat lebih mudah diserap dibandingkan dengan zat besi yang terdapat dalam sayur-sayuran dan daging.
Kandungan zat besi yang sangat tinggi pada Spirulina sangat berguna untuk
mencegah dan mengobati anemia.
3) PROTEIN
Protein sangat dibutuhkan sekali bagi pertumbuhan manusia karena berfungsi
untuk mengatur metabolime tubuh.
Kandungan protein spirulina jauh lebih besar dibandingkan dengan berbagai
sumber protein yang dikandung oleh jenis pangan lainnya. Kandungan protein
spirulina berkisar antara 50-70% berat kering.
Protein yang terdapat pada hewan bisa menjadi penyebab
timbulnya kanker. Sebaliknya protein dari tumbuh-tumbuhan
berfungsi sebagai pencegah kanker terutama kanker
payudara, prostat, sakit jantung, diabetes dan simptom menopause.
Spirulina mengandung 65% protein lebih tinggi dari semua makanan alami. Selain itu juga mengandung vitamin, mineral,
dan nutrien lain. Sebagai perbandingan protein dalam kacang
soya (kedelai) cuma 35%.
Kelebihan lain yang terdapat pada protein Spirulina ialah
kemampuan serapan protein tersebut. Spirulina tidak mengandung selulosa
dalam dinding selnya. Ia terdiri daripada
muko poli-sakarida lembut dan mudah dicernakan yaitu 85%-95%.
Dinding sel spirulina mengandung polisakarida dalam bentuk mukopolisakarida
seperti bakteri yang berfungsi sebagai makanan cadangan, hal ini menyebabkan Spirulina bagus dan baik dikonsumsi oleh pasien Diabetes, meskipun insulinnya lemah dan bermasalah, karena dinding sel spirulina yang tipis dan mudah dicerna.
Spirulina amat baik terutama pada orang-orang tua yang
terdapat masalah pencernaan protein dan juga pada anak-
anak yang kurang zat makanan.
*# Khasiat Tanaman Spirulina*
Di antara khasiat tanaman spirulina salah satunya adalah Spirulina kaya
akan kandungan phyocyanin, yaitu pigmen pemberi warna biru yang tinggi
protein, yang berguna untuk;
- Mendukung perkembangan tubuh dan sel otak anak,
- Sebagai antioksidan,
- Antiradang dan
- Pelindung sel otak.
Ganggang Spirulina ini pun merupakan sumber Selenium, salah satu mineral
esensial yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit
infeksi.
Spirulina juga kaya kandungan gamma linoleic acid, yaitu asam lemak yang
menjaga dan memperbaiki fungsi hati serta membantu pembentukan darah.
Khasiat tanaman Spirulina bagus untuk dikonsumsi oleh wanita yang sedang mengandung. Wanita hamil memerlukan protein tinggi berkisar 44-47 gram per hari.
Selama ini, demi menjaga berat badan, banyak wanita yang sedang hamil mengurangi konsumsi makanan, termasuk asupan protein. Padahal hal tersebut tidak baik bagi kesehatan ibu dan anak. Protein diperlukan tubuh sebagai zat pembangun.
Pada anak-anak, protein sangat berperan untuk mendukung perkembangan tubuh dan sel otaknya. Sedangkan pada orang dewasa apabila terjadi luka, memar dan sebagainya, maka protein dapat membangun kembali sel-sel yang rusak.
Protein dengan komposisi asam amino esensial yang lengkap sangat dibutuhkan
untuk membangun sel-sel tubuh.
Pada kasus stroke, spirulina membantu mengarahkan sel-sel otak sehingga mencegah stroke ulangan, sekaligus mendorong regenerasi sel.
Selama ini sumber protein lebih banyak berasal dari daging dan telur yang juga mengandung energi, lemak, dan kolesterol yang cukup tinggi. Padahal banyak protein juga dapat diperoleh dari pangan nabati seperti spirulina.
Keunggulan spirulina sebagai sumber protein adalah kadarnya yang tinggi, dengan kandungan lemak yang rendah, serta tanpa kolesterol.
*# Keunggulan Spirulina*
Spirulina disebut juga sebagai *super green food* karena kandungan nutrisinya yang luar biasa ini sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Tidak hanya berguna bagi manusia, spirulina juga bermanfaat bagi hewan dan tumbuhan.
Spirulina memiliki sangat banyak keunggulan jika dibandingkan dengan
suplemen kesehatan lainnya, antara lain:
1) Meningkatkan Sistem Imunitas
Pada penelitian terbaru terhadap kandungan spirulina, terungkap bahwa ganggang ini bisa menjadi stimulan penyembuhan kanker lewat kemampuannya
meningkatkan daya tahan tubuh. Spirulina bekerja dengan meningkatkan produksi antibodi, cytokines, (protein pelawan infeksi), dan sel lain yang meningkatkan imunitas sehingga membantu menyembuhkan infeksi dan penyakit kronis seperti kanker.
2) Sebagai Suplemen Protein 62% spirulina terdiri dari asam amino sehingga kaya akan protein dan nutrisi lain. Spirulina telah digunakan secara tradisional sebagai suplemen alami bagi orang yang tidak dapat memperoleh kalori atau protein yang cukup karena diet atau bagi orang yang membutuhkan nutrisi lebih seperti atlet.
3) Mengatasi Anemia
Spiriluna juga dapat menstabilkan jumlah sel-sel darah merah, sel-sel darah putih, dan hemoglobin. Selain itu, memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh serta mengurangi efek samping terhambatnya produksi stem sel atau sel-sel penghasil sel darah. Pada percobaan terhadap hewan, terlihat bahwa spirulina meningkatkan hematopoiesis yakni pembentukan sel darah merah. Itu diyakini karena tingginya kandungan zat besi di dalamnya.
4) Mengatasi Alergi
Spirulina juga dapat melawan reksi alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin atau zat yang menyebabkan gejala alergi seperti hidung tersumbat dan mata berair.
5) Mengatasi Penyakit yang Berhubungan dengan Antibiotik Sintetik.
Meskipun menghancurkan organisme yang merugikan dalam tubuh, antibiotik
sintetik juga dapat membunuh bakteri baik yang disebut probiotik seperti Lactobacillus acidophilus yang terkadang menyebabkan diare. Spirulina terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan L acidophilus dan probiotik lain.
6) Mengatasi Infeksi
Spirulina memiliki kemampuan menangkal herpes, influenza, cytomeglovirus,
dan virus HIV.
7) Mengatasi Kanker Mulut
Dalam suatu penelitian, sebanyak 87 orang yang mengunyah tembakau dan
mempunyai precancerous lesion (leukoplakia) diberikan spirulina atau bahkan plasebo secara acak. Hasilnya, lesi atau luka pada mulut pada pemakai spirulina lebih terbantu untuk sembuh daripada pemakai plasebo.
8) Mengatasi Kerusakan Liver
Spirulina dapat membantu melawan perusakan liver dan cirrhosis (gagal liver) pada hepatitis kronis.
9) Mengurangi Risiko Kanker (Antioksidan tinggi)
Spirulina berguna menunjang fungsi kardiovaskuler dan keseimbangan kolesterol, memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan fungsi
detoksifikasi serta mengurangi risiko kanker dengan melindungi tubuh dari radikal bebas.
10) Mengurangi Efek Kemoterapi
Spirulina mengurangi efek yang tidak baik dari kemoterapi, seperti kepala pusing, tidak nafsu makan, sukar tidur, mual muntah, tenggorokan kering
ataupun cemas.
11) Untuk Estetika Diri (Anti Aging)
Spirulina mengandung zat-zat untuk perawatan kulit yang
bersifat melembabkan dan mengencangkan.
12) Anti Inflamasi (anti radang)
Kandungan yang terdapat dalam spirulina juga memiliki
kemampuan untuk membantu mengurangi inflamasi seperti arthritis, dll.
Jika dilihat banyaknya manfaat spirulina pantaslah ia disebut *Super Green Food* Ganggang ini baik untuk dikonsumsi segala usia, mulai dari janin dalam kandungan, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak hingga orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuhnya.
# *Manfaat lain Spirulina*
Selain kegunaan seperti disebutkan di atas, berdasarkan
penelitian para ilmuwan kesehatan, Spirulina diyakini juga
memiliki manfaat sebagai berikut:
- Meningkatkan aktifitas anti virus.
- Menurunkan resiko serangan kanker.
- Meningkatkan daya tahan tubuh.
- Mengurangi keracunan pada ginjal.
- Meningkatkan jumlah mikroba lactobacillus yang terdapat dalam usus.
- Mempercepat penyembuhan luka.
- Mengatasi masalah kekurangan zat atau mineral.
- Mengurangi penderitaan akibat radiasi.
- Mengurangi imbalance hormon.
Hampir SEMUA *kebaikan makanan sekaligus berfungsi sebagai obat* terdapat
dalam Spirulina. Namun kekurangan Spirulina hanya satu, yaitu tidak mengandung Vitamin C. Sehingga sangat baik dan bagus, serta sangat dianjurkan agar Spirulina dikonsumsi sinergi dengan Madu dan atau herba-herba yang mengandung Vitamin C.




Minggu, 29 Januari 2017

PERKEMBANGAN RIBOSOME-INACTIVATING PROTEIN   (RIP) SEBAGAI ANTIKANKER
 
RECENT DEVELOPMENT of RIBOSOME-INACTIVATING PROTEINS (RIPs)
as ANTICANCER

Sudjadi dan Sismindari
Fakultas Farmasi UGM

ABSTRAK

Ribosome-inactivating protein (RIP) merupakan protein yang umumnya berasal dari tanaman dan bersifat sitotoksik terhadap sel mamalia. Hal ini karena aktivitas rRNA N-glikosidae dan purin glikosidase sehingga menyebabkan kematian sel mamalia.  Selain itu berbagai RIP juga mampu menginduksi apoptosis bagi sel yang rusak, dan bersifat antioksidan, sehingga RIP merupakan kandidat antikanker yang baik. RIP dapat dikonjugasikan dengan antibodi monoklonal sebagai imunotoksin sehingga mempunyai efek yang selekif hanya terhadap sel target.
 

Kata kunci: Ribosome-inactivating protein (RIP), antikanker, imunotoksin

Selasa, 17 Januari 2017


Alasan Kurkumin Efektif Mempercepat Penyembuhan Luka di Kulit

Majalah Farmasetika (V1N5-Juli 2016). 
Curcumin/kurkumin yang merupakan senyawa utama dari Kunyit (Curcuma longa) dan Temulawak (Curcuma Xanthoriza), baru-baru ini banyak penelitian terkait potensinya yang mampu mempercepat proses penyembuhan luka di kulit baik luka akut maupun kronis.

Semua orang pasti pernah mengalami luka di kulit baik itu terjatuh maupun karena kecelakaan yang tidak terduga lainnya. Waktu penyembuhan luka tergantung dari berbagai faktor, termasuk kondisi dari pasien. Pasien yang memiliki riwayat diabetes berpotensi mengalami luka kronis atau proses penyembuhannya terganggu secara natural . Pada luka diabetes, jumlah neutrofil pada tempat luka meningkat pesat sebagai akibat adanya reaksi radikal bebas oksigen yang tinggi, selain itu mediator peradangan/inflamasi meningkat menyebabkan timbul peradangan hebat di kulit. Matrik ekstraselular terdegradasi karena aktivitas degradasi dari growth factor yang menyebabkan sel tidak mampu untuk berproliferasi sehingga aktivitas penyembuhan luka terhambat bahkan rentan ditumbuhi bakteri.

Kunyit dan temulawak merupakan tanaman obat yang melimpah di Indonesia dan ternyata kurkumin memiliki prospek cerah sebagai senyawa yang mampu memercepat pengobatan luka.

Apa itu kurkumin?
Kurkumin (diferuloylmethane) adalah kurkuminoid utama dalam kunyit dan temulawak yang bertanggung jawab untuk warna kuning. Kurkumin telah terbukti memiliki aktivitas anti-inflamasi, anti-oksidan, anti-karsinogenik, anti-mutagenik, anti-koagulan dan efek anti-infeksi. Selain itu, curcumin juga telah terbukti meningkatkan kemampuan penyembuhkan luka secara signifikan.

Mekanisme kurkumin dalam membantu menyembuhkan luka

 Secara natural, ada 4 tahapan proses penyembuhan luka dimana setiap tahapannya saling tumpang tindih. Tahapan itu adalah hemostatis, inflamasi/peradangan, proliferasi, dan remodeling.
Tahap hemostasis dimulai segera setelah terjadinya luka, melalui agregasi platelet dan pembentukan bekuan fibrin. Kemudian, tahap inflamasi dapat diidentifikasi dengan adanya neutrofil untuk penghilangan kotoran luka serta makrofag yang melepaskan sitokin pada lokasi luka. Pada tahap proliferatif, fibroblas menembus luka dan mendeposit matriks ekstraselular baru untuk memulai proses re-epitelisasi. Akhirnya, sintesis kolagen dan myofibroblasts memfasilitasi proses remodeling jaringan lebih lanjut. Semua tahapan harus terjadi dalam urutan yang benar dan jangka waktu yang tepat untuk memastikan kesembuhan secara total.

Efek dari kurkumin pada luka pada setiap fase penyembuhan terangkum dibawah ini



Graphical abstract : Curcumin as a wound healing agent, Life Sciences, Volume 116, Issue 1, 22 October 2014, Pages 1–7
Tahap Inflamasi
• Menghambat transkripsi aktivitas faktor NF (κ) B, mengurangi produksi sitokin TNF-α dan IL-1 sehingga mampu mengurangi peradangan
• Menurunkan radikal bebas ROS (pada dosis rendah dari kurkumin)
• Meningkatkan pembentukan ROS (pada dosis lebih tinggi dari kurkumin)
• Meningkatkan atau menurunkan produksi enzim anti-oksidan (tergantung dosis)
Tahap Proliferasi
• Meningkatkan migrasi fibroblast, pembentukan jaringan granulasi, deposisi kolagen, dan secara umum re-epitelisasi
• Menjadi apoptosis pada fase awal penyembuhan luka, sehingga menghilangkan sel-sel inflamasi yang tidak diinginkan di tempat luka
Remodeling
• Meningkatkan kontraksi luka dengan meningkatkan produksi TGF-β dan karena itu mampu meningkatkan proliferasi fibroblast
Banyak penelitian pra-klinis telah menunjukkan bahwa kurkumin mampu bekerja pada fase inflamasi, proliferasi dan remodeling dari proses penyembuhan luka sehingga mampu mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka.

Sayangnya, senyawa kurkumin dibatasi oleh sifat bioavailabilitas yang rendah, metabolisme yang cepat, kelarutan rendah dan sensitivitas terhadap cahaya. Untuk meminimalkan efek tersebut dan untuk dapat menggunakan kurkumin secara maksimal, maka dibutuhkan formulasi baru seperti bentuk nanopartikel atau kompleksasi dengan siklodekstrin yang harus dieksplorasi.
Selain itu, hingga saat ini penelitian belum sampai ke tahap pengujian klinis.

Sumber : Dania Akbik, Maliheh Ghadiri, Wojciech Chrzanowski, Ramin Rohanizadeh. Curcumin as a wound healing agent, Life Sciences, Volume 116, Issue 1, 22 October 2014, Pages 1–7

 
                            pic : freedigitalphotos.net



kurkumin luka